Sepucuk Surat Dari Seorang Lelaki

Friday, February 25, 2011


Assalamu'alaikum wr.wb

Teman, postingan yang ini mengisahkan tentang seorang laki-laki kampus tentang opininya untuk para perempuan. simak ya... gimana sih menurut dia?

-----

Kamu tau kenapa saya suka wanita itu pakai jilbab? jawabannya sederhana karena mata saya susah diajak kompromi. Bisa dibayangkan bagaimana saya harus mengontrol mata saya ini mulai dari keluar pintu rumah sampai kembali masuk ke rumah lagi. Dan kamu tau? di kampus, tempat saya seharian di sana, kemana arah mata memandang selalu saja membuat mata saya terbelalak. Hanya dua arah yang bisa membuat saya tenang, mendongak ke atas langit atau menunduk ke tanah.

Melihat ke depan ada perempuan berlenggok dengan seutas "TANK TOP", noleh ke kiri pemandangan "Pinggul Terbuka", menghindar ke kanan ada sajian "Celana Ketat plus You Can See", balik ke belakang dihadang oleh "Dada Menantang!" Astaghfirullah... kemana lagi mata ini harus memandang.

Kalau saya berbicara nafsu, ow jelas sekali saya suka. Kurang merangsang itu mah! tapi sayang, saya tidak mau hidup ini dibaluti dengan nafsu. Saya juga butuh hidup dengan pemandangan yang membuat saya tenang. Saya ingin melihat wanita bukan sebagai objek pemuas mata. Tetapi mereka adalah sosok yang anggun, mempesona, kalau dipandang bikin sejuk di mata. Bukan paras yang membikin mata panas, membuat iman lekas ditarik oleh pikiran "ngeres" dan hati pun menjadi keras.

Andai wanita itu mengerti apa yang sedang dipikirkan laki-laki ketika melihat mereka berpakaian seksi, saya yakin mereka tidak mau tampil seperti itu lagi. Kecuali bagi mereka yang mempunyai niat untuk menarik laki-laki untuk memakai aset berharga yang mereka punya.

Istilah seksi kalau saya defenisikan berdasar katanya adalah penuh daya tarik seks. Kalau ada wanita yang dibilang seksi oleh para lelaki, janganlah berbangga hati dulu. Sebagai seorang manusia yang mempunyai fitrah dihormati dan dihargai semestinya anda malu, karena penampilan seksi itu sudah membuat mata lelaki menelanjangi anda, membayangkan anda adalah objek syahwat dalam alam pikirannya. Berharap anda melakukan lebih seksi, lebih... dan lebih lagi. Dan anda tau apa kesimpulan yang ada dalam benak sang lelaki? yaitu: anda bisa diajak untuk begini dan begitu alias gampangan.

Mau tidak mau, sengaja ataupun tidak anda sudah membuat diri anda tidak dihargai dan dihormati oleh penampilan anda sendiri yang anda sajikan pada mata lelaki. Jika sesuatu yang buruk terjadi pada diri anda, apa itu dengan kata-kata yang menyeleneh, pelecehan seksual atau mungkin sampai pada perkosaan. Siapa yang semestinya disalahkan? Saya yakin anda menjawabnya "Lelaki" bukan? Oh betapa tersiksanya menjadi seorang lelaki di jaman sekarang ini.

Kalu boleh saya ibaratkan, tak ada pembeli kalau tidak ada yang jual. Simpel saja, orang pasti akan beli kalau ada yang nawarin. Apalagi barang bagus itu gratis, wah pasti semua orang akan berebut untuk menerima. Nah apa bedanya dengan anda menawarkan penampilan seksi anda pada khalayak ramai, saya yakin siapa yang melihat ingin mencicipinya.

Begitulah seharian tadi saya harus menahan siksaan pada mata ini. Bukan pada hari ini saja, rata-rata setiap harinya. Saya ingin protes, tapi mau protes ke mana? Apakah saya harus menikmatinya...? tapi saya sungguh takut dengan Zat yang memberi mata ini. Bagaimana saya nanti mempertanggungjawabkannya? sungguh dilema yang berkepanjangan dalam hidup saya.

Allah Ta'ala berfirman: "Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan menahan kemaluannya", yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita beriman Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya." (QS. An-Nuur: 30-31)

Jadi tak salah bukan kalau saya sering berdiam di ruangan kecil ini, duduk di depan komputer menyerap sekian juta elektron yang terpancar dari monitor, saya hanya ingin menahan pandangan mata ini. Biarlah mata saya ini rusak oleh radiasi monitor, daripada saya tak bisa pertanggungjawabkan nantinya. Jadi tak salah juga bukan? kalau saya paling malas diajak ke mall, jjs, kafe, dan semacam tempat yang selalu menyajikan keseksian.

Saya yakin, banyak lelaki yang mempunyai dilema seperti saya ini, mungkin ada yang menikmati, tetapi sebagian besar ada yang takut dan bingung harus berbuat apa. Bagi anda para wanita apakah akan selalu bahkan semakin menyiksa kami sampai kami tidak mampu lagi memikirkan mana yang baik dan mana yang buruk. Kemudian terpaksa mengambil kesimpulan menikmati pemandangan yang anda tayangkan?

So, berjilbablah..... karena itu sungguh nyaman, tentram, anggun, cantik, mempesona, dan tentunya sejuk di mata.

Teka teki jodoh...

Teman, mungkin sekarang belum saatnya untuk membicarakn soal jodoh! tapi ini bisa jadi pelajaran buat dicontoh di masa depan nanti. kriteria seorang muslim yang sejati gimana sih buat cari jodoh? baca ya...



by RENUNGAN N KISAH INSPIRATIF on Thursday, February 10, 2011 at 10:07am

repost blog RKI http://nowilkirin.blogspot.com/2010/04/teka-teki-jodoh.html



memang bisa dibilang jodoh itu teka-teki

tapi bukan seperti teka-teki silang

yang ini jelas lebih rumit

dan lebih misterius



rumit karena kita tidak bisa diuraikan

tidak bisa dirumuskan

lebih misterius

karena siapa yang tahu si a jodohnya si b

atau si c jodohnya si d dan seterusnya < terusin sendiri ya ampe z>



jodoh hanya bisa diterima

kita bisa berdoa untuk jodoh kita

dan hanya bisa berbuat baik agar mendapat jodoh yang baik pula



tapi siapa bisa menebak

apalagi mematok

oh..

jodoh kita si a atau si b < terusin lagi yach ampe z>

yang mungkin hanya karena indikator2 tertentu

misalnya wajahnya mirip...

atau banyak kesamaan ...

atau karena kita betul-betul ngebet sama dia



jangankan pacar..

juga tunangan < sebetulnya kata ini kurang tepat karena dalam

Islam yang ada bukan seperti tunangan yg ada sekarang , tapi

khitbah , tapi disebutnya gimana , masa khitbaers

hi..hi..>

orang yang akan menikah saja bisa batal kok ,

karena belum jodoh .

apalagi ,maaf, gebetan atau incaran < yang belum tentu , bisa

jadi sih sama2 mau . Kita mau sama dia , dia mau muntah sama kita,

hi..hi..

enggak kok, just kidding>



so...

bagi yang akhwat nih

banyak-banyak saja berdoa semoga orang yang menjadi soulmate kita nantinya

orang yang berkepribadian

punya mobil pribadi , rumah pribadi < walah,,,klo yang ini kayanya sudah

kerasukan jin materialisme bin kapitalisme>



maksudnya ya berkepribadian Islam , orang yang faqih dalam agama, bisa jadi pemimpin

keluarga yang samawwi .

Minimal kaya mushab bin Umair < wah kalo ini mah namanya borongan>



atau mungkin minta suami yang berwibawa

wi...bawa mobil, wi..bawa laptop, wi..bawa rumah < kayanya gak kuat deh>

wah ...klo yang ini kayanya kerasukan lagi nih.



selain itu boleh juga mengikuti jejak bunda khodijah ra.

untuk menawarkan duluan.Dan itu juga bukan sesuatu yang memalukan

wanita mulia seperti khadijah RA pun pernah.



bagi yang ikhwan < cowo>

kayanya bisa langsung take action nih klo sudah siap

take action untuk mengkhitbah ...

klo belum siap , jangan coba-coba untuk menyatakan cinta karena bisa mengotori hati dan

mengikis keimanan kedua belah pihak .Karena ternyata

gak jarang orang yang sudah faham masih melakukan

yang satu ini.

Dan saat mengkhitbah harus siap mental nih

kan pilihannya dalam mengkhitbah itu cuma menang dan menang.

Menang diterima, atau menang-gung malu klo ditolak

Dan memilihnya pun bukan hanya lantaran fisik.

Karena cinta itu beda dengan nafsu , bro.

Pernah salah seorang ikhwan sedang mencari jodoh

lewat seorang teman yang punya kakak lelaki

ditulislah sederet kriteria dari akhwat yang dicari

masyaALLAH no.1-10 full fisik

1. manissssssssssssss

2. putih atau sawo < tapi bukan sawo hitam>

3. langsing

4. tinggi badan seimbang

5. ...dll ampe no.10



wah.... ini maunya sapi atau gimana

kaya iklan mencari model saja



tapi saya yakin masih banyak ikhwan , yang pertama dijadikan pertimbangan adalah

ketaqwaan .

begitu juga para akhwat.

karena ketaatan kita pada AllAh SWT , sebagaimana juga yang disabdakan oleh Rasul.



So..selamat menemukan jodoh < tapi jangan coba-coba , buat jodoh kok coba-coba>,istikhoroh dulu..